Jl. Iskandar Muda No.17, Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam 24351

Pemusnahan Bawang Merah Ilegal Tidak Layak Konsumsi

Kolaborasi Instansi Dalam Pemusnahan Bawang Impor Tak Layak Konsumsi

Lhokseumawe (31/03) – Dalam rangka menjalankan salah satu fungsinya yaitu Perlindungan Masyarakat (Community Protection) dari masuknya barang impor illegal, Bea Cukai senantiasa berperan aktif melakukan pengawasan di titik-titik masuk impor barang. Seperti beberapa saat yang lalu, Bea Cukai Lhokseumawe yang tergabung dalam Tim Operasi Bersinar (dengan beranggotakan Kanwil Bea Cukai Aceh, Pangkalan Sarana Operasi Tanjung Balai Karimun , Bea Cukai Lhokseumawe dan Denpom IM/ I) berhasil melakukan penegahan atas upaya importasi ilegal berupa bawang merah di pesisir timur Sumatera tepatnya di pesisir pantai wilayah Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Aceh Utara.

Menindaklanjuti hasil tegahan tersebut maka pada hari ini Selasa tanggal 31 Maret 2020, bertempat di Komplek Pelabuhan Umum Krueng Geukueh, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Lhokseumawe melaksanakan pemusnahan benda sitaan/barang bukti tindak pidana kepabeanan di bidang impor eks KM. RENA III GT. 25 No. 336/PPg berbendera Indonesia yang berasal dari Pelabuhan Satun, Thailand berupa bawang merah sebanyak 768 karung @24kg atau sekitar 18 ton dengan kondisi tidak layak konsumsi. Pemusnahan ini sebagai tindak lanjut dari sinergi dan koordinasi antara Kanwil Bea Cukai Aceh, Pengadilan Negeri Lhoksukon, Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Pelindo I Cabang Lhokseumawe, Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Banda Aceh, Kepolisian Resor Lhokseumawe, Detasemen Polisi Militer IM / I Lhokseumawe, Pangkalan TNI AL Lhokseumawe, Detasemen Pomal Kapten Laut Lhokseumawe dan KSOP Lhokseumawe.
Kerugian yang dapat ditimbulkan apabila bawang merah impor ilegal yang tidak melalui proses tindakan karantina ini beredar adalah dapat membahayakan kesehatan konsumen, dapat menyebarkan virus atau bibit penyakit juga dapat mengganggu kelangsungan produksi oleh petani bawang merah di dalam negeri.

Share this article.
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments